VMJ (VIRUS MERAH JAMBU)
V
|

VMJ ini tersebar kesebagian
kaum muda-mudi. Mulai dari anak SD sampai pasangan yang sudah bertahun-tahun
pacaran. Saya teringat dengan sebuah gambar yang bertulisan ‘’Pacaran
bertahun-tahun kok belum sah juga, situ pacaran atau kredit mobil?’’
Pada saat ini masalah
terbesar yang dapat menghancurkan moral kaum muda-mudi adalah pergaulan yang
amat bebas. Sehingga tak jarang kita mendengar atau melihat berita-berita yang
sangat menyedihkan dari kaum muda-mudi saat ini. Salah satu contohnya
kasus pembunuhan yang di lakukan oleh
Nanang Selembe ( nama Topnya di Facebook) kepada pacarnya Putri Wulandari siswi
SMA Santun Pontianak pada beberapa waktu yang lalu. Bermula dari ajakan Si Mr.
N ke pacarnya Ms. P untuk berhubungan layaknya suami istri. Tetapi, si Ms. P menolak. Sehingga, ini salah satu faktor
pembunuhan itu terjadi
.
.
Inilah realita para remaja
saat ini, lebih mengghunakan nafsu di bandingk an akalnya tanpa memikirkan
resiko yang akan di dapatkan. Budaya pacaran yang sudah merajalela di kaum muda-mudi sulit untuk di hindarkan
karena telah menjadi anggapan bahwa dengan pacaran merupakan proses mendapatkan
jodoh. Pemikiran inilah yang telah melekat pada masyarakat khususnya para
muda-mudi. Sehingga tak heran kita melihat para muda-mudi yang berpacaran itu seperti
pasangan suami istri karena batasan pergaulannya yang sudah di luar batas.
Objek yang sangat di rugikan
adalah wanita. Banyak kasus pembunuhan wanita, pemerkosaan dan aborsi bermula
dari ikatan yang bernama PACARAN.. Mungkin, ada sebagian yang tetap menyangkal
pacaran itu membwa pengaruh positif, tetapi apakah kita pernah berfikir
pengaruh negatifnya lebih besar dari pada positifnya. Zina berupa pacaran yang
oleh orang tua modern di katakan sebagai,’’Anak saya masih mengerti
batas-batasannya. Batas apa? Catatan zina tak hanya mengores apa yang ada di
antara pusat dan lutut. Semua indera dan anggota tubuh bisa jadi terdakwah.
Mata, telinga, lisan, tangan, kaki, juga angan. Di bagian tubuh manapun, zina
mendudukkan diri sebagai potensi celaka yang harus di waspadai.
‘’Setiap anak Adam telah
ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa
tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan
mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba
(menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan
menginginkan dan berangan-angan. Lalu, kemaluanlah yang nanti akan membenarkan
atau mengingkari yang demikian.” (H.R. Muslim, no. 6925)
Walaupn banyak kasus-kasus
remaja atau muda-mudi yang menyimpang dari moral dan keteguhann imannya, Tetapi
masih ada para muda-mudi yang tumbuh dengan akhlak yang baik dan bermoral
luhur. Para muda-mudi yang tumbuh dengan kejernihan hati dan pikiran serta
keteguhan imannya. Sehingga para pemuda seperti inilah yang di harapkan oleh
masyarakat dan bangsa menjaddi pelopor bangsa yang bermoral dan bermanfaat bagi
masyarakat bukan sampah masyarakat. Trlebih dari itu menjadi seorang pemuda
yang mengambil langkah terbaik dalam perjalanan cinta hidupnya dengan cara yang
di ridhoi Allah yaitu dengan menikah jalan terbaiknya bukan dengan pacaran.






0 komentar:
Posting Komentar