Black Diary My
Life
Secercah hembusan
angin yang membawa raga ini pergi jauh, jauh melayang ketempat yang gelap, yang
tak mampu ku berpijak. Suatu tempat yang penuh dengan keresahan, keraguan,
ketakutan, dan rasa berdosa. Mencoba untuk keluar dan berlari dari tempat yang
gelap itu. Tapi, ada saja tangan yang menarik dan badai yang mendorong kembali.
Ingin menjerit, tapi tak bisa bersuara. Hanya bisa menyesali dan memaki diri
sendiri. Pada kegelapan itu, ku mencari jalan keluar dan mencari titik terang
untuk mengakhiri semua ini. Ketika jalan itu telah kutemukan dan berhasil untuk
keluar, tangan yang kejam itu kembali menarik kembali ke tempat yang gelap itu.
Diri ini tak sanggup untuk keluar dan benar-benar lepas dari jeratan ikatan
ini. Ikatan yang menghancurkan jati diri dan melumpuhkan kesucian iman.
Hanya air mata yang
menjadi obat kesesalan atas dosa yang telah di perbuat dan lirih Allah yang
dapat ku ucapkan. Ya Rabbi...Tolong lah hamba mu ini yang ingin menjadi hambamu
yang taat. Tapi, ketika melangkahkan kaki untuk taat ada saja godaan iman yang
menghantui dan seringkali berhasil mengelabui. Terperosok dan jatuh ke jurang
dosa, dan setelah itu ku tersadar dan kembali memohon ampun kepada sang rabb.
Apakah hati ini
telah gelap bahkan mati? Menjadi manusia yang melampaui batas dan dunia sebagai
tujuan hidup. Sedangkan tak sedikitpun kebahagiaan yang didapat dari semua ini.
Tapi kegelisahan dan ketakutan yang membuat diri ini tak sanggup untuk berdiri.
‘’Ya Allah, berikanlah selalu petunjukmu untuk hidup yang tak tau arah ini.
Jangan kau jauh dari ku, dan jangan kau tinggalkan diri ini. Aku tak sanggup
sendiri tanpamu, walau dosa dan kesalahan telah menggunung dihadapanmu.’’
Walau hidup ini
penuh dosa, tetapi sebenarnya diri ini mencintai sang Rabb, ketika diri ini
mulai redup dengan banyaknya dosa dan maksiat yang dilakukan. Tapi, diri ini
masih membutuhkan shalat untuk mendekat kepada sang rabb. Menyadari dan
menyesali, bahwa hidup ini sebenarnya untuknya. Hanya untuknya...Karena ialah
memberikan hidup ini dan ia juga yang akan mengambil diri ini.
Apa yang akan dibawa
untuknya ketika ia telah mngambil diri ini. Apa? Tak tau apa yang akan
dibawa...
Laahaula walaquataillabillah...
Ya Allah, ku ikhlaskan air mata
Basahi seluruh jiwa dan ragaku
Sempurnakanku dalam ibadahku
Agar ku mendapatkan ridhomu
Dan akhirnya ku dapat bertemu denganmu,
Tuhan ku...






0 komentar:
Posting Komentar